you just steped forward to the world's stooooopid spot!!


HOME


Tuesday, August 11, 2009
what age you're going to get married?

akhir-akhir ini saya baru menyadari kalau begitu banyak teman saya yang sudah menikah. ini sungguh tak diduga-duga. saya pikir dari latar belakang SMA dan perkuliahan saya, teman-teman akan memilih untuk melajang dulu, berkarir, baru akan menikah selepas usia 25. atau mungkin 30an bagi teman pria. tapi ternyata saya salah. bahkan seorang teman yang baru saja menikah dua bulan lalu adalah orang yang disangka-sangka akan menikah nanti-nanti oleh banyak teman.

apa tidak terlalu muda?
pikir saya. iya, apa tidak terlalu muda? hey, saya baru akan 22 di bulan November nanti. itu artinya teman-teman saya juga baru berada di kisaran 22-23. kenapa mereka menikah semuda itu? masih tidak bisa saya mengerti.
seorang teman mengaku jujur bahwa seks menjadi salah satu faktor utama dari banyak faktor lain yang membuat ia ingin segera menikah. tapiii... gosh... saya pikir kok dangkal sekali sih kalau menghalalkan seks menjadi salah satu faktor utama untuk menikah. no offens, hanya saja, entahlah ya... saya pikir esensinya haruslah lebih dari itu. you're not only share the same bed in your whole life with the same guy, but also share the bad.
apa yang membuat mereka menikah terlalu muda?
(tapi jujur saya yakin mereka pasti juga sudah memikirkannya masak-masak)

menikah.
bukan hanya sibuk-sibuk dihadapan penghulu. bukan sekadar mengurus buku nikah dan segala administrasi. bukan sekadar tersenyum dengan pakaian bagus, sajian hidangan serta tetamu yang berpakaian bagus.
bukan sekadar berjanji akan menemani dalam susah atau pun senang. tapi juga menjalani dalam susah ataupun senang.
iya kan?

dan omong-omong soal cinta, bukannya juga cinta bisa hilang?
iya, cinta bisa dirawat, tapi, we're just 22/ 23, we're not revealing this world yet. dari mana kita tahu kalau cinta yang ini akan berhasil dan terus begini ketika umur kita 56? bukankah kita masih terlalu muda dan berpacu dengan hormon? jangan-jangan ketika horny, si hormon jadi salah omong. bukannya bilang "aku jadi horny liat kamu pake gaun itu" tapi malah jadi "wah, kamu cantik pake itu, aku jadi makin cinta". nah looo?

ah, segala urusan pernikahan ini agak aneh...
ada kemungkinan saya kemakan omongan, eh, kemakan tulisan saya ini. tapi setidaknya hingga sekarang saya masih berfikir untuk menikah minimal selepas ulang tahun yang ke 24/ 25.


.

Posted at 02:09 am by jeng sueb
Comment (1)  




Monday, August 10, 2009
sepasang muda mudi yang saling berpagutan mesra di antara anak-anak kecil yang lari-lari, koprol, dan berebutan koin.

siang tadi saya berenang di kolam renang umum. memang tidak terlalu ramai. hanya ada sekitar lima atau enam orang selain saya, dan beberapa anak-anak, serta seorang muda mudi yang berpacaran.

siang itu, kolam renang sepi. hanya ada dua pemuda selain pacar saya yang berenang di sekitar saya, dan sepasang muda mudi yang sedang pacaran itu.

siang itu, kedua orang pacaran itu sungguh membuat mata sepet. rasanya saya ingin menyewakan kamar hotel buat mereka berdua.

sebenernya saya itu orangnya bebas dan santai sekali, ga mau pusing-pusing ngurusin orang lain. you can do whatever you do as long as it don't disturb anybody. you can have sex with anyone you want as long as you didn't hurt anybody else, IN THE PROPER PLACE. dan kayaknya kolam renang umum itu bukan proper place.

anggaplah, kolam renang itu hanya didatangi oleh orang-orang dewasa. silahkan saja kamu mau melakukan apa. dengan asumsi orang dewasa sudah bisa menyaring dan mencerna apa-apa yang mereka lihat, dengar, rasakan. atau, kamu cium-ciuman saat dugem di hugo's atau embassy, aku pikir orang juga ga bakalan protes.

tapi ya, tolong deh, kolam renang itu diperuntukan bagi umum. dan ada banyak anak-anak yang ikutan berenang di sana. mereka monda-mandir, jungkir balik, koprol di depan muda mudi di mabuk asmara itu, dan mereka tetap berpagutan mesra, saling memeluk satu sama lain. gosh... kamar hotel di kaliurang kayaknya masi banyak yang kosong...

mungkin ini ya yang bikin anak kecil jaman sekarang uda pinter cinta2an dan pacaran. ga cuma tayangan sinetron dan lagu lagu aja (ya ampuuunnn... jaman aku kecil, lagunya masih seputaran jalan-jalan ke gunung, mau jadi dokter, dan lagu buat mama. tapi, jaman sekarang, anak sd kelas satu aja uda punya konsep soal perselingkuhan dari lagu yang mereka nyanyikan!), merka bahkan bisa merekam videonya sendiri dari tayangan live yang ada dihadapan mereka!




Sunday, August 09, 2009
jangan menangis

"jangan menangis"
kataku pada gadis dihadapku.
apa boleh buat, dia menangis juga akhirnya.
apa boleh buat, ayahnya tak lagi ada untuk memaksanya berhenti menangis.
tapi, tak bisakah ia berhenti menangis tanpa diminta ayahnya?
tak bisakah ia sekadar berhenti menangis saja?
tak bisakah...

"jangan menangis"
ulangku pada gadis itu

"jangan menangis"
ulangku lebih kuat

"baiklah menangis saja"
kataku akhirnya

(ah... basah juga pipiku, air matanya? bukan, air mataku)




Tuesday, June 23, 2009
ibu

ibu,
ibu ibu ibu
semua cerita selalu bercerita dengan ibu.
surga ada ditelapak kaki ibu.
dan setiap cerita sumpah yg manjur adalah sumpah ibu.
kenapa ayah jadi termarginalkan dalam cerita?
meski sesungguhnya ayah yg punya kuasa.

Posted at 02:27 am by jeng sueb
Comment (1)  




Thursday, June 04, 2009
beruntungnya megawati

saya bukan simpatisan Prabowo atau Megawati. saya bukan simpatisan partai manapun. tapi saya lihat, beruntung sekali megawati telah mengambil Prabowo sebagai wapresnya.

coba lihat kelakuan megawati selama ini, mulaid ari dia menjabat sebagai presiden. hmmm... secara politis, ga ada yang menguntungkan. bersitegang dengan sby justru membuat peluang sby menjadi presiden di 2004 lebih terbuka. bagaimana tidak, pada saat itu sby justru menjadi contoh bagus bagi para menteri untuk mengambil sikap tegas jika atasan dianggap tidak lagi baik. wajar saja jika akhirnya dia menang dalam pilpres saat itu, masyarakat terlanjur mendapatkan citra mega yang mendhalimi sby.

bahkan ketika sudah menjadi presiden sekalipun, sby tetaplah didhalimi mega. megawati banyak mengritik sby, namun tidak konsisten. misalnya saja soal BLT, PDI-P di bawah pimpinan megawati mengecam kebijakan tersebut dengan berbagai macam sebutan. membodohi rakyat salah satunya. tapi lihat iklan PDI-P menjelang Pileg 2009.

satu lagi yang paling kekanakan adalah sikap mega yang tidak mau menemui sby. ngambek mungkin. baru akhir-akhir ini saja dia mau menemui sby sebagai manuver politiknya. bahkan di hari pengambilan no urut, mega ngoyor aja keluar ruangan tanpa menyalami satupun pasangan lain. mungkin menyadari sikapnya itu disorot kamera dan dilihat berjuta pasang mata, akhirnya di kembali ke ruangan dan menyalami pasangan SBY berbudi dan JK Win.

namun lihat manuver politik Prabowo saat ini.

sudah sejak setahun yang lalu, prabowo menampilkan citra sebagai sipil yang dekat dengan proletar. hkti menjadi kendaraan politiknya. soal kemiliterannya di masa lalu tak pernah disinggung. dugaan kudeta dan penculikan hanya dijawabnya dengan senyum. meski saya juga masi curiga dengan sepak terjang Prabowo, namun saya akui bahwa cara pencitraannya di media massa memang luar biasa.

hingga saat ini, Prabowo adalah satu2nya yang paling programis (setidaknya dalam citra di media--lagi pula bukankah sekarang era pemilihan dalam citra media). hampir semua program yang diusung Mega-Pro, adalah bagian dari 8 program aksi untuk kemakmuran rakyat yang sudah diusung Prabowo dalam Pileg. revolusi putih yang diusung Mega pun sudah ditawarkan Prabowo dalam iklan HKTI, jauh sebelum keriuhan Pileg.

prabowo juga berkeliling menyalami semua pasangan capres-cawapres. bahkan sebelum itu, ia pun besilaturahmi dengan banyak partai politik. saya yakin, ide berkampanye di wilayah-wilayah tertentu juga merupakan manuver Prabowo. dan jika ia menang dalam pilpres kali ini. dengan keambisiusannya, PS bisa justru menjadi lebih dominan dari sang presiden: megawati. dan jika dalam massa lima tahunnya menjadi wakil ia bisa memenangkan hati rakyat, ini akan menjadi loncatannya untuk 2014.



btw, perhatiin deh foto di bawah:



prabowo ama mega mukanya mirip ya?!

Posted at 11:00 pm by jeng sueb
Comments (3)  




Monday, May 25, 2009
warisan jalan menikung

kubiarkan cahaya ufuk timur merenggutmu,
angin yang gelisah rupanya isyarat tuk memilikimu,
kabut terasa membakar cahaya, namun langit begitu pilu,
cahayanya ngilu

hanya aku yang menjelma suara.
kau mungkin lelah dengan desah udara di jalan menikung itu,
yang kini kutempuh tanpa nafasmu merengkuh pundakku.
subuh telah tuntas, dengan warna yang tak kan terkelupas.

sungguh, jika tak lagi dapat berteduh, di manakah harus kucari atap baru?



untuk ayahku, dalam kenangan...




Saturday, May 16, 2009
pengumuman

Going to be hiatus (again) for several weeks.

karena ini bab 4 malah ga rampung-rampung. tiap buka laptop, langsung fesbukan ato ngeblog. niatnya setengah jam doang, malah jadi tiga jam. hahaiiii... sampai berjumpa di lain waktu y...

Posted at 11:36 pm by jeng sueb
Comments (2)  




Friday, May 15, 2009
aneh deh

karena akhir-akhir ini agak stress, jadi sok ide buat beli dupa. liat2 dibungkusnya ada yg wangi jeruk, apel, pappermint, ylang-ylang, lavender, sampe bau rumput. baunya enak-enak pula! seger... dengan berbagai khasiat. ada yg menghilangkan stress, menambah semangat, sampe menenangkan pikiran. akhirnya tergoda juga dengan segala tipu daya pemasaran dalam kemasan tersebut. belilah dua dupa dengan wangi jeruk (menambah semangat), dan ylang ylang (menenangkan pikiran).

sesampainya di kos, langsung deh dicoba keampuhannya. mana tau stress langsung hilang. plus kamar jadi bau jeruk pula. itu namanya sambil menyelam minum koka kola.

ini... idung saya yg ga peka ato gmn y?
tapi kok baunya kayak obat nyamuk bakar yang ngelingker-lingker gitu ya?
klo gini, bukannya menghilangkan stress, tapi malah TBC!

(pantes, orang jaman dulu ga banyak yg stress y. ternyata kuncinya obat nyamuk bakar, sodara-sodara! mungkin bau itulah memang yang menghilangkan stress. tapi jangan kaget klo jaman dulu kasus TBC emang tinggi)




Posted at 02:26 am by jeng sueb
Comments (6)  




Tuesday, May 12, 2009
lagi-lagi gender. gila gila gender

saya pikir isu gender uda basi. hare gini...
saya pikir benar-benar kesetaraan itu sudah ada. seperti bukunya Putnam Tong, berbeda tapi setara; perempuan dan laki-laki memang berbeda, tapi tetap setara dalam banyak hal, dengan tidak melupakan bahwa perempuanlah yang hamil dan melahirkan.
apa lagi dilingkungan akademik.
ga mungkin masi ada pengajar yang merendahkan perempuan.
tapi ternyata, masi ada. dan itu beneran malu-maluin bgt.

seorang teman saya adalah seorang feminis berkewarganegaraan korea. awalnya dia merasa indonesia sangat hebat dalam hal kesetaraan gender. megawati pernah menjadi presiden, tidak ada keharusan menggunakan nama belakang suami bagi istri atau anak-anaknya, dan ada banyak hal lain. dan dia tidak pernah membayangkan akan ada pelecehan terhadap isu gender dalam ruang akademis.

tapi, di kelas bahasa Indonesia dia merasa terjadi pelecehan terhadap isu gender. seorang dosen laki-laki sering sekali membuat lelucon mengenai perempuan. dan seluruh laki-laki di kelas itu tertawa. sampai ia mendebat keras, dan keluar dari kelas itu. sekarang, teman saya itu mendapat kelas baru, dan dosen baru untuk pelajaran bahasa indonesia di Inculs. namun, kegelisahan teman saya itu terjadi lagi.

puncaknya adalah ketika sang dosen menuliskan sebuah kalimat: Wanita adalah Racun Dunia. pikir teman saya ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi. akhirnya teman saya protes dan meminta si dosen mengganti kalimat tersebut. and guess what, di luar dugaan, dosen tersebut justru berkata: "hey seon min, yang saya bilang adalah wanita. dan wanita itu bukan kamu, jadi mengapa kamu harus marah? saya tidak sedang menjelek-jelekan kamu...".

tidak berhenti sampai di situ, seon min melaporkan hal ini kepada salah satu petinggi perempuan di Fakultas Ilmu Budaya. teman saya pikir, seorang perempuan pasti lebih mengerti kegelisahannya tersebut. tapi apa kata petinggi teresebut: "tidak apa-apa seon min... itu hanya bercanda..."

uh... saya sendiri sangat kecewa mendengarnya.

perempuan indonesia itu terbiasa direndahkan dan dianggap masyarakat kelas dua. seajk lahir hak-hak perempuan sudah dilemahkan. perempuan tidak boleh begini, tidak boleh begitu. media juga merendahkan perempuan, yang paling nyata adalah secondary rape dalam berita-berita pemerkosaan. seolah2 karena cantik dan sintal perempuan itu diperkosa. lalu, siapa yang salah kalau terlahir cantik dan sintal? itu sih dasar laki-lakinya aja yang ga bisa ngontrol t*t*tnya sendiri.

dan karena sudah terbiasa direndahkan dilecehkan, didoktrinasi bahwa hal tersebut tidak apa-apa, bukan masalah, akhirnya perempuan tidak sadar kalau ia sedang dilecehkan. yang lebih membuat kesal lagi, dia DOSEN! what''s the heck with FIB?! saya pikir, kalo di Fisipol, habis sudah dosen-dosen macam itu! (ih, bapak idup di jaman feodalisme y?)




Posted at 12:13 am by jeng sueb
Comments (5)  




Wednesday, May 06, 2009
to know knowing

filmnya menurutku drama thriller (sempet ketakutan di awal-awal). dan ga seperti kebanyakan film doomsday lainnya, knowing ga terlalu action, jadi jangan membayangkan suguhan kayak the day after tomorrow. tapi bukan itu yang mau diceritakan. melainkan, betapa jahatnya hollywood menstereotipkan peran perempuan.

yang paling kentara adalah ketika Diana melarikan caleb dan abey untuk bersembunyi di bawah tanah, sementara John Koestler mengatakan bahwa ia tahu kunci angka terakhir. dengan menemukan angka-angka itu, ia akan menemukan tempat yang aman. bukannya menunggu, Diana justru kabur membawa Abey dan Caleb untuk berlindung di bawah tanah. pun ketika caleb berhasil menghubungi John, Diana justru histeris dan tetap bersikukuh bahwa mereka harus segera bersembunyi di bawah tanah. sampai ketika abey dan celeb di bawa kabur oleh para pembisik (the whisperer), diana mengejar dengan membabi buta hingga tertabrak truk dan meninggal saat ditolong oleh paramedis. (terbuktilah ramalan kematiannya).

diana digambarkan sebagai sosok perempuan dengan steorotipe yang emosional, tidak berfikir panjang, terlalu melindungi anak-anaknya, sulit diatur, dan tidak mau berfikir dengan logika. bahkan diana cenderung digambarkan sebagai sosok yang selalu mengambil keputusan yang salah.

begitu juga hampir seluruh perempuan di rangkaian film tersebut. si ibu guru yang membuat ramalan tak selesai tertuliskan, bahkan si penulis ramalan, semuanya digambarkan sebagai perempuan, yang akhirnya mebawa masalah.

bahkan abey juga hanya sekadar pelengkap. jalan cerita dibangun oleh John dan Caleb. Abey hanya muncul sebagai pelengkap di tengah-tengah yang akhirnya mudah ditebak bahwa ialah sang Hawa (Eve).

misogini ternyata masi ada dalam bentuk yang berbeda. perempuan memang tak lagi dituduh sebagai penyihir yang kemudian dikejar dan dibunuh sampai habis. kini, bayi-bayi perempuan pun dibiarkan hidup. bahkan profesor perempuan, astronot perempuan, semuanya eksis. tapi, stereotiping perempuan tetap ada.

perempuan tetaplah si pembawa original sin. mengapa hanya Hawa (Eve) yang menanggung dosa asal? bukankah Adam juga memakannya? bukan salah hawa jika adam tergoda untuk makan juga. adam saja yang tak kuat iman.

dalam film ini, layaknya pandora, perempuan digambarkan sebagai manusia emosional, tidak berfikir dengan logika sehingga merugikan semua. bahkan dengan terang-terangan lelaki akhirnya ditampilkan seabgai pengambil keputusan yang selalu tepat, yang ironiny, selalu disadari terlambat oleh setiap tokoh perempuan.

oh hollywood, mengapa begitu kejam sama perempuan?


(bukan hanya gender, ras dan etnis juga. lihat saja, terorisime dan penjahat, distereotipekan sebagai sosok arab. wah...)


Posted at 01:41 am by jeng sueb
Comments (3)  




Next Page



jeng sueb



what people think about me is their bussiness, NOT MINE




   





<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30

please click on the date to find archives



waktu Indonesia bagian sueb (well, GMT+7)



Rika Novayanti's Facebook profile



mampir-mampir dulu?
:: adit :: anink :: crita crita serruuu :: ddee :: dee :: deedee :: didiet :: dogol :: ea-12h34 :: herru :: neNden :: kana :: mas kul-kul :: mata :: miund :: mrs. adp :: mr. capuccino ::ndutyke :: nohan :: nona nieke :: oom bud ::othephe :: Rona :: phoebe :: puri :: raditya dika :: rega :: robo :: rudi :: sammy :: sandy :: siTONIrojim :: skyadmirer :: tukang koran :: ummi :: windu :: kumpulan back up tugas nista ::





ato maen-maen ke sini?
cek imel di yahoo ato kero
prenster
virtual pets
poet
skinnya blog
cari-cari bahan kuliah








Contact Me

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed