"jangan menangis"
kataku pada gadis dihadapku.
apa boleh buat, dia menangis juga akhirnya.
apa boleh buat, ayahnya tak lagi ada untuk memaksanya berhenti menangis.
tapi, tak bisakah ia berhenti menangis tanpa diminta ayahnya?
tak bisakah ia sekadar berhenti menangis saja?
tak bisakah...
"jangan menangis"
ulangku pada gadis itu
"jangan menangis"
ulangku lebih kuat
"baiklah menangis saja"
kataku akhirnya
(ah... basah juga pipiku, air matanya? bukan, air mataku)
Posted at 04:41 am by
jeng sueb