|
yang paling kentara adalah ketika Diana melarikan caleb dan abey untuk bersembunyi di bawah tanah, sementara John Koestler mengatakan bahwa ia tahu kunci angka terakhir. dengan menemukan angka-angka itu, ia akan menemukan tempat yang aman. bukannya menunggu, Diana justru kabur membawa Abey dan Caleb untuk berlindung di bawah tanah. pun ketika caleb berhasil menghubungi John, Diana justru histeris dan tetap bersikukuh bahwa mereka harus segera bersembunyi di bawah tanah. sampai ketika abey dan celeb di bawa kabur oleh para pembisik (the whisperer), diana mengejar dengan membabi buta hingga tertabrak truk dan meninggal saat ditolong oleh paramedis. (terbuktilah ramalan kematiannya). diana digambarkan sebagai sosok perempuan dengan steorotipe yang emosional, tidak berfikir panjang, terlalu melindungi anak-anaknya, sulit diatur, dan tidak mau berfikir dengan logika. bahkan diana cenderung digambarkan sebagai sosok yang selalu mengambil keputusan yang salah. begitu juga hampir seluruh perempuan di rangkaian film tersebut. si ibu guru yang membuat ramalan tak selesai tertuliskan, bahkan si penulis ramalan, semuanya digambarkan sebagai perempuan, yang akhirnya mebawa masalah. bahkan abey juga hanya sekadar pelengkap. jalan cerita dibangun oleh John dan Caleb. Abey hanya muncul sebagai pelengkap di tengah-tengah yang akhirnya mudah ditebak bahwa ialah sang Hawa (Eve). misogini ternyata masi ada dalam bentuk yang berbeda. perempuan memang tak lagi dituduh sebagai penyihir yang kemudian dikejar dan dibunuh sampai habis. kini, bayi-bayi perempuan pun dibiarkan hidup. bahkan profesor perempuan, astronot perempuan, semuanya eksis. tapi, stereotiping perempuan tetap ada. perempuan tetaplah si pembawa original sin. mengapa hanya Hawa (Eve) yang menanggung dosa asal? bukankah Adam juga memakannya? bukan salah hawa jika adam tergoda untuk makan juga. adam saja yang tak kuat iman. dalam film ini, layaknya pandora, perempuan digambarkan sebagai manusia emosional, tidak berfikir dengan logika sehingga merugikan semua. bahkan dengan terang-terangan lelaki akhirnya ditampilkan seabgai pengambil keputusan yang selalu tepat, yang ironiny, selalu disadari terlambat oleh setiap tokoh perempuan. oh hollywood, mengapa begitu kejam sama perempuan? (bukan hanya gender, ras dan etnis juga. lihat saja, terorisime dan penjahat, distereotipekan sebagai sosok arab. wah...) ![]() |
| ea May 11, 2009 02:04 PM PDT bener banget jeng, knowing ini bagusnya apa? klo soal ide "dunia baru" bukan barang baru, klo di dunia dongeng anak philip pulman sudah eksplore dengan luar biasa.. trus kenapa tau tau ada alien, duh gak jelas bener deh.. soal penggambaran cewek, sy sih cm kepikiran cewek ya pelengkap trus horor yg dibangun dari awal gak kerasa begitu di tengah film sampe ke ujung.. aneh film ini.. | ||
| mata May 8, 2009 12:40 PM PDT saya lom sempet lihat. makanya lom tau pasti kek gimana filmnya. tnton dulu ahh | ||
| Suara Anda May 6, 2009 05:04 PM PDT saya setuju dengan jengsueb.. selain itu makna sebenarnya dari film itu juga tidak tergambarkan dengan jelas.. | ||
| Leave a Comment: |